iklan

Kamis, 05 Januari 2012

METODE PEMBELAJARAN

Pengajar adalah orang dewasa dengan segala kemampuan yang dimilikinya untuk dapat mengubah psikis dan pola pikir para siswanya dari tidak tahu menjadi tahu serta mendewasakan pola pikir para siswanya. Salah satu hal yang harus dilakukan oleh seorang pengajar adalah dengan mengajar di kelas. Akan tetapi ada kendala yang haru dihadapi oleh pengajar yaitu bagaimana seorang pengajar dapat menguasai keadaan kelas sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan. Oleh sebab itu perlulah seorang pengajar menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik para siswanya. Adapun macam-macam metode pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu :
  1. Metode Ceramah adalah penerangan secara lisan atas bahan pembelajaran kepada sekelompok pendengar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu dalam jumlah yang relatif besar. Seperti ditunjukkan oleh Mc Leish (1976), melalui ceramah, dapat dicapai beberapa tujuan. Dengan metode ceramah, guru dapat mendorong timbulnya inspirasi bagi pendengarnya. Metode ceramah cocok untuk digunakan dalam pembelajaran dengan ciri-ciri tertentu. Ceramah cocok untuk penyampaian bahan belajar yang berupa informasi dan jika bahan belajar tersebut sukar didapatkan.
  2. Metode Diskusi adalah proses pelibatan dua orang peserta atau lebih untuk berinteraksi saling bertukar pendapat dan atau saling mempertahankan pendapat dalam pemecahan masalah sehingga didapatkan kesepakatan diantara mereka. Pembelajaran yang menggunakan metode diskusi merupakan pembelajaran yang bersifat interaktif. Bila kita bandingkan dengan metode ceramah, metode diskusi dapat meningkatkan anak dalam pemahaman konsep dan keterampilan memecahkan masalah. Tetapi dalam transformasi pengetahuan, penggunaan metode diskusi hasilnya lambat dibanding penggunaan ceramah. Sehingga metode ceramah lebih efektif untuk meningkatkan kuantitas pengetahuan anak dari pada metode diskusi.
  3. Metode Demonstrasi merupakan metode pembelajaran yang sangat efektif untuk menolong siswa mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Bagaimana cara mengaturnya? Bagaimana proses bekerjanya? Bagaimana proses mengerjakannya. Demonstrasi sebagai metode pembelajaran adalah bilamana seorang guru atau seorang demonstrator (orang luar yang sengaja diminta) atau seorang siswa memperlihatkan kepada seluruh kelas sesuatau proses. Misalnya bekerjanya suatu alat pencuci otomatis, cara membuat kue, dan sebagainya. Adapun lelebihan dari metode demonstrasi ialah perhatian siswa dapat lebih dipusatkan, proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari dan pengalaman serta kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa. Sedangkan kelemahannya ialah siswa kadang kala sukar melihat dengan jelas benda yang diperagakan, tidak semua benda dapat didemonstrasikan dan sukar dimengerti jika didemonstrasikan oleh pengajar yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan.
  4. Metode Ceramah Plus adalah metode pengajaran yang menggunakan lebih dari satu metode, yakni metode ceramah yang dikombinasikan dengan metode lainnya. Ada tiga macam metode ceramah plus, diantaranya yaitu metode ceramah plus tanya jawab dan tugas, metode ceramah plus diskusi dan tugas dan metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL)
  5. Metode Resitasi suatu metode pengajaran dengan mengharuskan siswa membuat resume dengan kalimat sendiri. Kelebihan dari metode resitasi adalah pengetahuan yang diperoleh siswa dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama dan siswa memiliki peluang untuk meningkatkan keberanian, inisiatif, bertanggung jawab dan mandiri. Sedangkan kelemahannya adalah kadang kala siswa melakukan penipuan yakni siswa hanya meniru hasil pekerjaan orang lain tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri, kadang kala tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan dan sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual.
  6. Metode Eksperimental adalah suatu cara pengelolaan pembelajaran di mana siswa melakukan aktivitas percobaan dengan mengalami dan membuktikan sendiri suatu yang dipelajarinya. Dalam metode ini siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri dengan mengikuti suatu proses, mengamati suatu obyek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang obyek yang dipelajarinya.
  7. Metode Study Tour (Karya wisata) adalah metode mengajar dengan mengajak siswa mengunjungi suatu objek guna memperluas pengetahuan dan selanjutnya siswa membuat laporan dan mendiskusikan hasil kunjungan tersebut dengan didampingi oleh pengajar.
  8. Metode Latihan Keterampilan adalah suatu metode mengajar dengan memberikan pelatihan keterampilan secara berulang kepada siswa, dan mengajaknya langsung ketempat latihan keterampilan untuk melihat proses tujuan, fungsi, kegunaan dan manfaat sesuatu (misal: membuat tas dari mute). Metode latihan keterampilan ini bertujuan membentuk kebiasaan atau pola yang otomatis pada siswa.
  9. Metode Pengajaran Beregu adalah suatu metode mengajar dimana pengejarnya lebih dari satu orang yang masing-masing mempunyai tugas. Biasanya salah seorang pengajar ditunjuk sebagai kordinator. Cara pengujiannya, setiap pengajar membuat  soal, kemudian digabung. Jika ujian lisan maka setiap siswa yang diuji harus langsung berhadapan dengan team pengajar tersebut
  10. Peer Theaching Method juga dengan mengajar sesama teman, yaitu suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri.
  11. Metode Pemecahan Masalah (problem solving method) bukan hanya sekadar metode mengajar, tetapi juga merupakan suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya yang dimulai dengan mencari data sampai pada menarik kesimpulan. Metode problem solving merupakan metode yang merangsang berfikir dan menggunakan wawasan tanpa melihat kualitas pendapat yang disampaikan oleh siswa. Seorang pengajar harus pandai-pandai merangsang siswanya untuk mencoba mengeluarkan pendapatnya.
  12. Project Method adalah metode perancangan adalah suatu metode mengajar dengan meminta siswa merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian.
  13. Taileren Method yaitu suatu metode mengajar dengan menggunakan sebagian-sebagian, misalnya ayat per ayat kemudian disambung lagi dengan ayat lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya
  14. Metode Global (ganze method) yaitu suatu metode mengajar dimana siswa disuruh membaca keseluruhan materi, kemudian siswa meresume apa yang dapat mereka dapat pahami dari intisari materi tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar